top of page
Search

Penggunaan arang dan arang briket sesuai dengan bentuk dan bahannya

Updated: 5 days ago

Apa saja penggunaan arang sesuai dengan bentuk dan bahannya?


Siapa disini yang merupakan pecinta makanan barbeque, makanan bakar/grill, ataupun sate? Buka hanya untuk negara Timur seperti Indonesia, Jepang, Korea, dan Arab Saudi, tetapi negara-negara Barat pun sangat suka dengan tipe-tipe pembuatan makanan dengan dibakar seperti ini. Diantara proses pembakarannya, ada yang menggunakan kompor atau pemanggang dengan gas dan ada juga yang menggunakan arang ataupun arang briket sebagai bahan bakarnya. Untuk pecinta tulen, pasti lebih memilih dengan menggunakan arang, karena ada karakteristik rasa dan aroma khas yang bisa didapatkan.


Lalu, apa saja tipe-tipe arang yang biasa digunakan oleh masyarakat luas?


1. Arang Tempurung Kelapa (Coconut Shell Charcoal)


Untuk Indonesia dan Asia, tipe arang ini sangat biasa digunakan sebagai bahan pembakar makanan tradisional seperti sate atau ikan, ayam, kambing bakar dan lain-lain. Banyaknya ketersediaan bahan baku tempurung kelapa yang murah dan mudah dicari, serta proses pembuatannya yang relatif lebih mudah, tanpa adanya karbonisasi, cukup dengan distilasi (penguapan), menjadikan arang tempurung kelapa sangat populer di negara Asia Tenggara.


Walaupun tidak memberikan aroma khas seperti arang kayu, tetapi arang tempurung kelapa bisa memberikan waktu pembakaran yang lama dan api yang cukup kuat.

Arang Tempurung Kelapa

2. Arang Kayu (Hardwood Lump Charcoal)


Arang tipe jenis ini populer digunakan sebagai bahan bakar di negara Barat, Asia Timur, dan Timur Tengah. Tipe arang ini dapat memberikan aroma ciri khas pada makanan. Walaupun diperlukan proses karbonisasi untuk mendapatkan kualitas arang terbaik, tidak adanya bahan perekat seperti diarang briket, membuat arang kayu menghasilkan kadar abu yang lebih rendah.


Oleh karena itu, banyak yang berpendapat bahwa arang kayu merupakan bahan bakar grill dan BBQ terbaik. Walaupun, pada proses pengemasan dan pembakaran, tidak jarang mengalami kesulitan karena ukuran dan bentuk yang berbeda-beda. Contoh jenis kayu yang disupply adalah Kayu Halaban, Kayu Tamarind (Asam Jawa), Kayu Mahoni, dan Kayu Cocoa.

Arang Kayu

3. Arang Briket Kelapa (Coconut Charcoal Briquette)


> Bentuk Pillow (Pillow Shape)

Untuk arang briket kelapa dengan bentuk pillow, biasa digunakan sebagai bahan bakar barbeque. Walaupun tidak memiliki kualitas sebaik arang kayu, tetapi arang briket kelapa pillow ini tetap populer berkat harganya yang sangat ekonomis. Arang ini dibuat dari arang batok kelapa dan dicampur dengan perekat.


Beberapa karakteristik yang dimiliki oleh arang briket kelapa pillow ini yaitu memilik bentuk yang seragam, sehingga hasil pembakaran yang didapatkanpun lebih seragam dibandingkan dengan arang kayu dan arang batok kelapa. Berikutya, suhu hasil pembakaran yang rendah dan waktu burning yang relatif panjang, arang briket kelapa pillow ini cocok untuk masakan roasting yang membutuhkan waktu lama. Tetapi, sesuai dengan karakteristik briket dengan perekat, arang briket jenis ini menghasilkan abu yang cukup banyak.

Arang Briket Kelapa dan Kayu

> Cube Hookah (Cube Shape)

Arang bentuk cube ini sangat populer di Timur Tengah, dikarenakan kegunaan utamanya yaitu sebagai alat pembakar di Shisha, atau rokok tradisional khas Timur Tengah. Memiliki fungsi utama yang berbeda dengan briket lain, arang briket ini memiliki karakter untuk burn atau terbakar dalam waktu lama dan suhu tidak terlalu tinggi. Selain itu, warna dan banyaknya abu, serba bentuk cube yang sempurna, sering dijadikan syarat kualitas utama.

Shisha, Cube Shape
Arang Briket Kelapa

4. Arang Briket Sawdust, Arang Briket Kayu (Sawdust Charcoal Briquette, Wood Briquette)


Dikarenakan sulitnya proses pengemasan dan mahalnya harga arang kayu, banyak pengguna dan pecinta arang lebih memilih arang briket sawdust ataupun arang briket kayu. Kedua-duanya sama sama terbuat dari bahan yang sama yaitu kayu, walaupun, akhir-akhir ini khusus untuk arang briket kayu, mulai dilakukan inovasi seperti pencampuran dengan arang batok kelapa pada proses pembuatannya.


Arang briket sawdust dan arang briket kayu ini sangat populer di Timur Tengah dan juga Jepang. Arang briket sawdust menjadi komoditas yang sedang meningkat permintaannya karena keekonomisannya. Dari kualitas lama pembakaran dan suhu hasil pembakaran, arang briket sawdust memiliki kualitas yang jauh lebih baik dibandingkan dengan arang briket kelapa, hasil grill atau barbeque-pun dapat selesai dengan cepat. Oleh karena itu, arang briket sawdust sering dijadikan produk substitusi arang kayu dikarenakan karakteristiknya yang cukup mirip.

Arang Briket Serbuk Kayu
Arang Briket Sawdust

5. Arang bubuk (Charcoal Powder/Meshed Charcoal)


Selain untuk bahan bakar barbeque, grill, dan shisha, arang juga menjadi komoditas utama sebagai bahan karbon aktif. Di Indonesia sendiri, selain dari tempurung kelapa, arang bubuk atau meshed charcoal juga bisa dibuat dari cangkang sawit. Arang aktif ini banyak digunakan untuk industri kimia, kosmetik, pemurnian air, dan lainnya. Berfungsi sebagai media purifikasi, menghilangkan ataupun menyerap zat dan mineral yang tidak dibutuhkan.

Karbon Aktif
Arang Bubuk


Keyword: Arang, arang briket, briket sawdust, sawdust charcoal briquette, sawdust charcoal, coconut chell charcoal, coconut charcoal briquette, charcoal, wood charcoal, arang kayu, 木炭、オガ炭、豆炭, チャコール、فحم نشارة الخشب, فحم

bottom of page